Kata Pesan

SELAMAT DATANG DI DUNIA CERPEN KARYA SISWA MAN TULUNGAGUNG 1

Rabu, 11 Januari 2012

HADIAH TERBURUK


Karya Vicky Anjar M.
Kelas XII IPA 1
MAN Tulungagung 1


Kau Tahu Bagaimana Rasanya Ditinggal Seseorang Yang Kau Sayangi?
Apa Kau Pernah Merasakannya ?
Apakah Dihari Bahagiamu Kau Merasakan Sakit Yg Luar Biasa ?
Karena Aku Sudah Merasakannya...
***
Aku Chika yang dijuluki “putri tidur”  terbangun lebih awal dari biasanya. " Euuummh, jam berapa ini?"  Aku yang masih setengah sadar sibuk meraba-raba meja mencari handphone ku. Astaga,  jam 6 ?! tidak biasanya aku bangun sepagi ini."  Aku menoleh ke samping berniat membangunkan teman sekamarku,Yuli tapi yg kulihat hanya gulingnya saja. "Kemana perginya anak itu? Aku kan mau ngajak jogging.Dengan langkah gontai aku ke kamar mandi membasuh wajah dan menyikat gigi setelah itu langsung menemui yg lain untuk sarapan. Sampai diruang makan aku disambut dengan taburan kertas warna warni dan sebuah kue tart.
Selamat ulang tahun Chika!!!Ah iya hari ini aku bertambah umur, aku lupa.
" Terima kasih semuanya"  Aku melempar seyuman termanis untuk mereka, beruntungnya aku memiliki sahabat sekaligus keluarga seperti mereka.
Dimana Yuli?tiba tiba Fany menanyakan Yuli padaku. " Aku tidak tahu, dia tidak cerita padaku."
" Apa?! Aishh.. dia tidak ingat apa sahabatnya ulang tahun?Teri mulai marah-marah.
" Tidak apa-apa Ter, mungkin dia lupa."  Aku mencoba menenangkannya.
" Mana bisa begitu Chika, hah dasar Yuli!”
" Sudah jangan marah-marah, lebih baik kita makan kuenya sama-sama saja."
" Kalau begitu ayo kita makan."
Kebetulan sekali hari kami libur sekolah, jadi kami bisa beristirahat di rumah. Eh iya, Yuli kok belum pulang ya?  Ini sudah jam 12 siang. Jangan-jangan terjadi sesuatu padanya. Kenapa perasaanku tidak enak begini. Lalu aku memutuskan untuk menelponnya.
`Nomor yg anda tuju tidak dapat dihubungi , silahkan tinggalkan pesan`. Aduh kok mailbox sih? Kemana sih dia?
***
Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, tapi Yuli belum juga kembali. Apa aku cari saja ya? Lalu aku pun pergi untuk mencarinya. Kutelusuri jalanan kota untuk mencarinya, tapi aku tak juga menemukan Yuli. Tiba-tiba handphone-ku berbunyi. Fany menelponku. “Cepat ke rumah sakit Dharma Medika, Yuli ada disana"  Suara Fany tiba-tiba berubah seperti menahan tangis, ada apa ini. Apa yang terjadi Fany?” " Yuli kecelakaan, cepatlah datang hiks...Bagai disambar petir aku mendengarnya. Tiba-tiba air mataku keluar.”Ya, aku kesana secepatnya".
***
“Bagaimana keadaan Yuli, dok?”
" Kami sudah mencoba semampu kami, tapi apalah daya kalau ini memang kehendak Tuhan, kami tidak bisa berbuat apa-apa”. Aku tak percaya dengan apa yang dokter katakan. Aku pun menggoyang-goyangkan tubuh kaku Yuli. “Yuli, bangun Yul!! Jangan pergi!” Tuhan, apa ini hadiah dari-Mu di hari ulang tahunku? Aku sangat menyayangi sahabatku, tapi Kau mengambilnya.
***
3 hari sudah berlalu sejak kematiannya, tapi hatiku masih sedih dan tidak pernah bisa melupakan sahabat tercintaku. Aku pun jadi tidak semangat melakukan apapun karena biasanya dialah yang selalu menyemangatiku.
Ting Tooonggg!!!!

Tiba-tiba suara bel berbunyi. Fany langsung berlari untuk membuka pintu. Tapi tak ada orang di luar, yang dia dapatkan hanya sebuah kotak yang ditujukan kepada Chika. Fany langsung memberikan kotak tersebut kepada Chika dan dia langsung membukanya. Dan ternyata isinya adalah sebuah gaun cantik berwarna merah muda. Di dalamnya juga terdapat sebuah surat. Lalu Chika membacanya. 

Dear Chika,
Selamat ulang tahun sahabat terbaikku!!!! 
Semoga kau selalu diberi kesehatan dan sukses menggapai cita-citamu.
Apa kau suka hadiahku? Aku sengaja memesan gaun itu khusus untuk sahabat tercintaku, hehe. Semoga kau menyukainya^^                                                                    
Yuli

Aku tidak dapat membendung air mataku lagi. Ternyata Yuli kecelakaan saat dia ingin memesan gaun untuk hadiah ulang tahunku. Aku tak akan pernah melupakanmu sahabat terbaikku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ingin Menulis?

Bagi siswa-siswi MANTASA GREEN yang ingin menuangkan karya tulisnya, baik cerpen, tulisan ilmiah, dan coretan hati, bisa juga kritik dan saran bisa dikirim ke email: mantasagreen@gmail.com.

Komentar Perasaan