Karya Succy Astrining Sari
Kelas XII IPA 1
MAN Tulungagung 1
Kelas XII IPA 1
MAN Tulungagung 1
Gadis itu tidak terlalu tinggi. Dan tidak juga berparas cantik. Tapi keanggunan cara berpakaiannya yang menarik untuk setiap mata yang memandangnya. Ya, itulah Putri Prameswari. Seorang gadis berumur 21 tahun mahasiswi di Universitas Muhamadiyah Malang dengan Jurusan Tekhnologi Informatika. Putri termasuk gadis pekerja keras dan menghalalkan segala cara untuk memiliki sesuatu yang ia inginkan. Sampai-sampai uang untuk memebayar kuliahnya pun harus terpakai untuk membeli sepatu boot yang harganya woouw lumayan mahal, walaupun dia harus mengorbankan uang kuliahnya.
“Wah sepatu baru ya put?”
“Iya dong, ini sepatu keluaran agustus 2011.”
“Pasti mahal dong harganya?”
“Iya lah, secara sepatu model baru pasti mahal harganya.”
“Hmmm…. Kamu kelihatan cantik sekali put.”
“Hmmm……”
Dina terus mencecer pertanyaan untuk Putri Prameswari soal sepatu barunya.
“Pasti ini hadiah ulang tahunmu yang ke-21 kemarin ya?”
“Emang kamu pikir hadiah dari siapa din?”
“Ya cowokmu lah, masak si embah mu.”
“Hahahaha….. Enggak lah, cowok aja gag punya aku.”
“Ah..masak sih??”
“Iya, , ya sudah kita masuk kelas dulu.”
Akhinya merekapun masuk ke kelas masing-masing.
Satu bulan kemudian putri tidak boleh ikut ujian semester di tempat kuliahnya, karna putri belum membayar uang kuliahnya selama 2 semester. Uang yang dikirim keluarganya hanya untuk berbelanja dan bersenang-senang.Akhirnya tak lama kemudian putrid harus dikeluarkan dari kampusnya. Akhirnya putri pun harus banting tulang sendiri untuk menghidupi kebutuhan hidupnya dan putrid tidak berani untuk pulang kerumah keluarganya. Putrid harus mencari pekerjaan dengan ijazah lulusan SMA yang dia miliki.Sampai akhirnya putrid melihat lowongan pekerjaan yang ada disebuah perusahaan texstile, yang memebutuhkan karyawan lulusan SMA.
“Permisi, apa saya bisa bertemu dengan pemilik perusahaan ini?”
“Ya, tentu saja. Kalau boleh tau ada perlu apa?”
“Saya ingin melamar pekerjaan disini.”
“Oh ya, silahkan masuk keruangan itu.”
(pegawai itu sambil menunjuk ruang manager) putri pun masuk keruangan itu.
“Selamat pagi pak.”
“Selamat pagi.”
“Saya mau melamar pekerjaan disini.”
“Oh ya, silahkan isi data-data berikut ini.”
(Putri sambil mengisi data-data yang diminta)
“Kamu diterima bekerja disini.”
“Terima kasih pak.”
“Oh ya, kamu bekerja dibagian pemasaran.”
“Iya pak, terimakasih.Kapan pak saya mulai bekerja disini?”
“Besok kamu langsung bisa bekerja disini.”
“Oh iya pak. Terima kasih banyak ya pak.”
Akhirnya putri pun pulang dengan membawa kebahagiaan dengan diterimanya bekerja di perusahan textile walaupun hanya bekerja dibagian pemasaran.Sesampainya di kontrakan putri istirahat dan makan siang serta mempersiapkan pekerjaannya besok.Pagi-pagi sekali putri sudah bangun tidur. Dia tidak akan melewati masa-masa pekerjaannya yang pertama. Sesampainya di kantor putri pun langsung memasarkan dagangan textile ke toko-toko besar dan ternama. Sesampainya di toko-toko besar itu putrimelihat syal hijau yang sangat indah dan menawan.Putri ingat bahwa syal itu adalah syal yang diinginkannya 3 bulan yang lalu. Dan dia mengorbankan uangnya untuk membeli tas nercis daripada membeli syal hijau itu. Putri pun akhirnya mulai tertarik dengan syal hijau itu.Putri berfikir sejenak antara membeli syal hijau itu atau meneruskan pekerjaannya untuk memasarkan textile nya.Akhirnya pilihan putri jatuh kepada syal hijau dan dia berniat untuk membelinya. Dia menganggap kalau dirinya memakai syal hijau itu dia akan terlihat cantik dan anggun. Akhirnya putri mengeluarkan kartu kreditnya di saku kanannya untuk membeli syal hijau itu.
“Kartu kreditnya tidak bisa mbak.”
“What?? Tidak bisa.Kemarin kartu kredit saya masih bisa.Coba mbak coba lagi.”
“ (sambil mencoba lagi) tetap tidak bisa mbak.”
“Saya akan periksa kartu kredit saya di ATM sebelah, tolong sembunyikan dulu syal hijau itu.”
“Baik mbak.”
(Putri pun pergi ke ATM, dia lupa akan pekerjaannya memasarkan textile.)
Putri pun terus mencoba kartu kreditnya berulang-ulang kali, tapi tetap tidak bisa.dibelakang antrian ATM sudah banyak orang yang menunggu termasuk laki-laki berparas tampan yang usianya kira-kira 5 tahun lebih tua diatas putri.
“Mbak cepat… Antrian dibelakang sudah banyak.”
(sambil mengedor-ngedorkan pintu ATM)
“Iya sebentar, sedikit lagi.” Ternyata kartu ATM putri sudah diblokir sejak 3 hari yang lalu.
(sambil membukakan pintu ATM) putri keluar dan menatap sejenak orang yang ada dibelakangnya itu. Dia berfikir bahwa baju atau jas yang dikenakan orang itu mahal harganya.Dia berfikir pula bahwa orang itu kaya dan berduit, yang bisa dimintai tolong putri untuk membeli syal hijau itu.Putri masih menggu orang berjas hitam itu untuk keluar dari ATM tersebut.
“Hmmm… permisi saya bisa minta tolong kepada anda?”
“Kalau boleh tau minta tolong apa?”
“Nenek saya sakit, nanti sore dia harus dioperasi karena penyumbatan pembuluh darah, saya mohon tolong bantu saya!”
“Tapi kita kan belum pernah kenal, bagaiman saya bisa percaya dengan anda?”
“Oh ya, perkenalkan saya putri prameswari.Saya bekerja di perusahaan Optik di kepanjen.” (putri sengaja berbohong untuk pekerjaannya).
“Kalau saya david handi winanta, saya seorang technical manager di perusahaan traveling.”
“(putri terdiam sejenak mendengarkan pria berjas hitam itu berkenalan padanya). gimana tuan david, apakah saya bisa meminjam uang untuk biaya operasi nenek saya?”
“Kalau boleh tau berapa uang yang anda butuhkan untuk operasi nenek anda?”
“2 Juta. “
“Baiklah, saya akan meminjami anda uang 2 juta tersebut untuk operasi nenek anda.” (sambil mengeluarkan uang yang ada didompet)
“Terima kasih banyak atas pertolongan anda untuk nenek saya yang sedang sakit.” (berjalan perlahan-lahan sambil meninggalkan pria berjas hitam tersebut)
“Tunggu sebentar, jika anda mau mengembalikan uang tersebut, ini kartu nama saya.Disini ada alamat saya sewaktu-waktu anda bisa datang kerumah saya.”
“Oh ya, terimakasih banyak tuan..kalau sudah punya uang saya akan kerumah tuan.” (berlari sambil berteriak kepada pria berjas hitam itu)
Putri sangat senang atas pertolongan pria berjas hitam itu.Dia merasa menyesal dia berbohong kepada pria itu.Tapi nasi sudah menjadi bubur semua sudah terjadi, putri tidak menyangka bahwa pria itu begitu sangat percaya kepadanya.Padahal mereka berdua belum pernah ketemu sekalipun.
(sesampainya di toko syal hijau tadi)
“Mbak, saya mau mengambil syal hijau tadi yang saya titipkan kepada mbak.Sekarang saya sudah membawa uangnya.”
“Oh ya, ini dia syal hijau anda.Terimaksaih banyak anda telah membeli barang ditoko kami.”
(tesenyum sambil pergi meninggalkan toko tersebut)
Di perjalanan pulang, putri ingat akan pekerjaannya yang belum dipasarkan sama sekali olehnya, dia binggung bagaimana nanti dan apa yang dia katakan tentang hasil textile tersebut. Tidak satupun textile itu dijualnya/dipasarkan oleh putri. Dia terlalu sibuk dengan syal hijaunya yang sedang ia pakai sekarang. Putri memang benar-benar dalam kebimbangan sekarang. Kalau dia pulang keperusahaannya pasti dia akan dimarahi oleh sibos dan akan dipecat. Kalau dia pulang ke kontrakan dia malah akan menambah masalah yang akan panjang ceritanya. Putri pun akhirnya pulang ke perusahaannya dengan rasa yang sangat takut dan mendebarkan sekali.
“Selamat sore pak.”
“Selamat sore put. Bagaimana dengan textile yang saya berikan kepada kamu, pasti semua laku kan, kalau semua laku silahkan kamu buat laporan, nanti saya tinggal mengirimnya ke toko tersebut.” (pak bos terus mencecer pertanyaan untuk putri)
(putri kelihatan cemas dan takut, bagaimana dia harus berkata kalau dia belum memasarkan textile tersebut)
“Maaf pak.”
“Maaf kenapa put, memang kamu sudah salah apa.”
“Sebenarnya saya,,,..”
“Kamu kanapa put, cerita saja apa yang sebenarnya terjadi.”
“Sebenarnya saya tidak memasarkan textile bapak.”
“What?? Pasti kamu bercanda kan…”
“Tidak pak, saya serius saya tidak memasarkan sama sekali textile bapak.”
“Memang kenapa kamu tidak memasarkan dagangan saya, saya bisa rugi kalau sehari saya tidak memasarkan dagangan saya.”
“Saya benar-benar minta maaf pak, saya..saya…”
“Kamu kenapa put, sampai-sampai kamu tidak memasarkan textile saya??”
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya pak. Saya tadi harus ada urusan penting sampai saya tidak memasarkan dagangan bapak.”
“Memang kamu ada urusan apa put.” (dengan nada yang sangat keras)
“Saya harus kerumah tante saya karna memang ada keperluan yang sangat penting dan mendadak.”
“Ahh..itu bukan alas an putri, kamu dipecat.”
“Apa pak, saya dipecat. Saya mohon pak saya membutuhkan sekali pekerjaan ini,”
“Kamu bilang, kamu membutuhkan pekerjaan ini. Gara-gara kamu saya rugi hampir 30%, gara-gara alasan gag jelas itu.”
(tiba-tiba ada orang yang mengetuk pintu)
“Sore om.”
“Oh, kamu vid.Tunggu disini saja, saya masih ada urusan.”
(putri kaget ternyata orang yang meminjami uang untuk membeli syal hijau itu adalah keponakan bos putri.)
“Kamu”
“Kamu kan orang yang tadi, putri kan kamu.”
“Kalian kok sudah kenal sih?” (Tanya bos putri yang tiba-tiba menyambung dalam percakapan putri dan david)
“Iya om, dia tadi pagi itu meminjam uang kepada saya.”
“Meminjam uang kepada kamu??” (Tanya keheranan)
“Iya om, saya ketemu dia di ATM. Dia bilang kalau neneknya sakit dan harus dioperasi sore ini juga.”
“Apa??Putri tidak pernah crita kepada saya kalau neneknya sakit.”
“Lho,, memang putri itu siapanya om, kok bisa ada disini.”
“Putri itu karyawan disini.”
“Apa??dia karyawati disini. Dia bilang dia karyawati di perusahaan optic.” (Tanya keheran)
“Baiklah-baiklah aku akan cerita tentang semuanya.” (putri berbicara dengan suara yang lantang). Memang aku salah, aku tidak memasarkan textile karna aku sangat menginginkan syal hijau itu.Dan aku bingung mencari uang untuk membeli syal hijau itu.Aku ketemu dengan david, aku berharap david akan meminjamiku uang untuk membeli syal hijau itu. Sampai-sampai aku melupakan pekerjaanku untuk memasarkan textile.”
“Kamu kok berani sekali, kalau kamu tidak punya uang kamu meminjam uang kepada orang yang tidak kamu kenal.” (david menggelengkan kepalanya)
“Yah, menurut aku berbelanja itu menyenangkan, berbelanja itu bisa menghilangkan stress, berbelanja itu enjoy, dan berbelanja itu adalah bagian wajib dalam hidupku. Walaupun aku harus berjuang mati-matian untuk mendapatkan barang yang aku ingini.”
“Putri-putri, aku sangat tidak menyangka kalau sifat kamu seperti itu.” (bos putri bersuara dengan nada yang sangat kecewa)
“Saya minta maaf untuk kalian berdua. Untuk david, aku akan mengembalikan uang kamu secepat mungkin. Dan untuk pak bos, saya minta maaf sekali atas kejadian tadi.”
“Ok putri, silahkan kamu keluar dari ruangan saya!”
“Baik, selamat sore semuanya.”
Akhirnya putri pun pulang dengan rasa ynag sangat kecewa.Dia menyesal atas perbuatannya.Syal hijau itu membuat hidup putri harus kembali ke nol lagi. Putri harus kehilangan pekerjaannya yang sangat ia inginkan untuk mencukupi kebutuhannya. Belum lagi dia harus mengembalikan uang david. Yach itulah kehidupan gadis bersyal hijau sekarang.Hanya gara-gara syal hiaju putri harus kehilanagn semuanya.Yach itulah hidup baru gadis bersyal hijau sekarang.Gadis itu benar-benar sangat kecewa atas yang dia lakukan, tapi nasi sudah menjadi bubur.
Mengajukan pinjaman adalah cara cepat dan mudah untuk membayar tagihan dan
BalasHapusmulai pembiayaan proyek baru Anda dengan suku bunga yang paling 2% melakukan
tidak hubungi kami hari ini di: stephenbrownloanfirm@gmail.com. Pinjaman diperlukan
untuk menawarkan pinjaman minimum kami adalah $ 1,000.00 pilihan meminjam uang
Saya pendaftaran bersertifikat dan pemberi pinjaman Legit, Anda dapat menghubungi kami
hari ini jika Anda memiliki. tertarik untuk mendapatkan pinjaman, hubungi saya untuk
informasi lebih lanjut tentang proses kredit, proses seperti persyaratan pinjaman
dan kondisi dan bagaimana pinjaman akan ditransfer ke Anda. saya perlu
Tanggapan mendesak Anda jika Anda tertarik.
Selamat siang,
BalasHapusSaya Abdulhamid Musa pemberi pinjaman pinjaman Abdulhamid FINANCE, Kami menawarkan pinjaman pribadi dan bisnis dengan modal dasar antara jumlah 1,000.00 ke 100.000,00 Dolar AS, Euro Eropa atau Poundsterling untuk individu, perusahaan dan bekerja sama badan, terlepas dari status perkawinan mereka, jenis kelamin, agama, lokasi, tetapi harus melalui hukum pembayaran kembali pinjaman dalam jangka waktu tertentu dan harus layak kepercayaan dengan suku bunga serendah 3%.
email: abdulhamidfinance@gmail.com
RINCIAN PEMOHON
* Nama pemohon:
* Alamat pemohon:
* Negara:
* Kota:
* Sex:
* Status pernikahan:
* Usia:
* Jumlah Pinjaman:
* Durasi Pinjaman:
* Pendapatan bulanan:
* Pekerjaan:
* Tel:
* HP:
* Jumlah pertanyaan:
* Apakah Anda berbicara bahasa Inggris?
* Apakah Anda diterapkan sebelumnya?
* Tujuan pinjaman:
kami menunggu respons mendesak Anda.
Hormat kami,
Halo semua,
BalasHapusSaya seorang pemberi pinjaman pribadi, saya menawarkan pinjaman sebesar 3% ini adalah perusahaan yang sah dengan kehormatan dan perbedaan kami siap membantu Anda dalam masalah keuangan yang Anda kami menawarkan semua jenis pinjaman jadi jika Anda tertarik pada tawaran pinjaman ini silakan hubungi kami di email kami: wagner_firm1@blumail.org
Juga menyediakan rincian tindak sehingga kita bisa melanjutkan dengan pinjaman langsung.
nama:
Jumlah yang dibutuhkan:
durasi:
negara:
Tujuan pinjaman:
Pendapatan bulanan:
Nomor telepon:
Hubungi kami dengan rincian di atas pada email kami: wagner_firm1@blumail.org
Salam untuk semua.