Karya Mohammad Efendi
Kelas XII IPA 1
MAN Tulungagung 1
Sungguh bangga sekali menjadi seorang pemimpin,kita bisa dihormati orang lain dan bisa berbuat apa saja yang kita inginkan. Namun dibalik semua itu seorang pemimpin memiliki tanggung jawab yang cukup besar,yaitu harus bisa mewujudkan keberhasilan didalam lingkupnya guna tercapainya tujuan bersama.
Seperti aku selama sekolah di MAN Tulungagung 1 ini,ketika kelas satu dan kelas dua waktuku terbagi 80% untuk organisasi dan kepemimpinan. Ketika kelas satu aku menjadi wakil ketua OSIS,di kelas dua naik menjadi ketua umum.Mulai itulah hidupku bisa dikatakan sebagai hidup organisai,mulai pagi,siang,sore dan bahkan malam aku habiskan untuk beraktifitas dan berfikir untuk organisasi.Aku sadar bahwa tugas utama sisa adalah belajar, namun dibalik semua itu aku dengan organisasiku merupakan tumpuan dan harapan untuk keberhasilan guna kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk MAN 1 tercinta ini.Pernah terlintas juga pikiran sebesar inikah pengorbananku terhadap sekolah,yang aku juga masih termasuk siswa dan anak-anak.
Ketika kelas satu aku merasa indah sekali ketika semuanya berjalan dengan baik,aku bisa meraih ringking 3 ktika awal masapelajaran,nmaun akhirnya semua itu menurun dengan banyaknya aktifitas yang aku lakukan.Pada kelas satu kepemimpinan sudah melekat pada diriku,stiap hari aku belajar bagaimana menjadi pemimpin yang baik.Pada akhirnya setiap waktu selalu terlintas untukku berbenah guna majunya organisasi yang aku pimpin.Walaupun aku masih menjadi wakil namun sudah seperti semuanya milikku.
Waktu terus berjalan,akupun naik ke kelasdua dan jabatanku di organisasi naik menjadi ketua umum.Padahal pertama kali aku pernah ditanya siap melanjutkan kepemimpinan dari Kakak sebelumnya,dan akupun mengatakan tidak siap mengingat keadaanku menurun dalam belajar dan bersekolah.Tapi semua kakak sebelumnya meminta untuk tetap meneruskan dan naik menjadi ketua umum,akupun sempat mengelak namun pada akhirnya aku setuju dan jadilah menjadi ketua umum.Setelahterpilih menjadi ketua umum akupun bertekad untuk bertanggung jawb penuh,apapun yang terjadi akun sudah berjanji untuk berjuang diekolah ini lewat organisasi OSIS. Mulai itulah kesibukanku luar biasa,organisasi kegiatanya banyak sekali mulai keagamaan,politik, membantu bapak ibu guru dan hampir seluruh kegiatan-kegiatan disekolah selalu membantu walaupun hanya menyiapkan tempat.
Kesibukanku kian bertambahketika aku masuk pondok Panggung,disana tidak kalah kegiatan yang aku lakukan.mulai pagi mengaji,sore setelah pulang sekolah mengaji,malam setelah waktu magrib mengaji diniah.Semua itu menambah katifitasku menjadi lebih padat.Di Pondok aku selama tujuh bulan kemudian keluar,karena mengingat sudah naik kelas tiga dan harus lebihh focus untuk belajar.Dan yang paling utama adalah keluargaku yang menginginkaan setelah lulusdari MAN 1 ini untuk memasuki kepolisian. Sehingga diminta untuk berlatih memnyiapkan diri.
Jadi kesibukan pemimpin itu memang luar biasa,kadang kita menyemooh orang lain dengan sesuka kita padahal kita belum tahu kesibukan orang itu.Penah juga aku dimarahi keluarga Karen a organisasi,sering sekali aku keluar malam untuk tidur di sekolah. Ditambah biaya yang tidak sedikit untuk makan ,transport dan keperluan yang lain.Terkadan gmembuat orang terutama merasakan hal tersebut sangat berat. Tapi syukur allkhamdulillah aku bisa berhasil menyelesaikan kepemimmpinan ini dengan cukup baik. Dan sungguh pengalaman yang begitu berharga,pernah merasakan pahit manisnya kepemimpinan dan organisai.Yang pada akhirnya membuat aku lebih dewasa dalam menghadapi kehidupan ini.
Jadi pemimpin itu merupakan sossok panutan,orang tersebut bukan orang biasa tapi orang tersebut adalah orang yang berjuang untuk kebaikan dirinya dan terutama orang lain. Maka mari kita hormati pemimmpin – pemimmpin kita,agar setidaknyabeliau merasakan kepedulian warga yang dipimpinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar