Kata Pesan

SELAMAT DATANG DI DUNIA CERPEN KARYA SISWA MAN TULUNGAGUNG 1

Senin, 05 Desember 2011

Kisah di Balik Penjara Suci

Karya Evril M.
XII IPA 2 MAN Tulungagung 1



Hari ini pertama kalinya Fida datang ke tempat dimana orang- orang menyebutnya penjara suci.Ayahnya  yang turut mencari informasi tentang tempat ini sekaligus mengantarnya Sebuah lembaran hidup baru yang harus dihadapinya dengan nuansa baru.Ketika Fida datang ,banyak mbak-mbak pondok yang  memperhatikannya. Entah apa yang kini dirasakannya,bahkan dia sendiri tak tau, saat dia harus terpisah dengan keluarga dan hidup bersama orang yang sama sekali belum dikenalnya.
Mulailah ku langkahkan kakiku sambil menundukkan wajahnya sebagai awal dari perjalanannya disini.Kebetulan, ternyata Fida mendapat kamar no 1,disini dia bertemu dengan seorang gadis Jawa Tengah yang sekamar dengannya.Dia anak yang cukup pendiam,namun setelah  mengenalnya dia adalah orang yang menyenangkan.Faizatul Azizah itulah namanya,dia berasal dari Blora Jawa Tengah.Bukan hanya itu saja yang membuatnya tak kesepian lagi bahkan dia juga bersekolah di sekolah yang sama denganku.Dan ternyata temannya di MTs ada yang ingin ke tempat ini juga.
Fitri, itulah nama teman MTsnya yang ikut menyusulnya,banyak teman –temannya yang lain yang datang kesini untuk tholabul ‘ilmi Fida yang lugu masih polos ini amat kebingungan ,karena besuk dia harus mengikuti MOG sedangkan dia sendiri belum menyiapkan atribut yang harus dibawanya.Akhirnya dengan bantuan mbak- mbak pondoknya iapun bisa menyiapkan segala perlengkapannya dan mengikuti MOG di sekolah barunya.
Tak terasa satu tahun berlalu dengan begitu cepat padahal serasa kemarin Fida datang ke tempat ini.Fida terbayang saat pertama kalinya ia datang dan bertemu dengan teman –teman sekamarnya.
“Heh,jo panggah ngelamun aja tho,kita kan udah sepakat kalo kamar kita harus menang acara haflah tahun ini!!”,kata  Fitri yang membuyarkan lamunannya.
“Iya,istirahat sebentar napa,tha?? Kan nanti kita harus ngecat ,jadi ya istirahat dulu ya nggak apa-apa kan!!”,katanya sambil bercanda.
“Heh wis tha ,nggak usah bertengkar !!!buang –buang energy aja mau bersih –bersih aja pake’ ribut!!”,lerai Faizah.
Mereka bertigapun tertawa ,sambil membersihkan kamar mungil ,tempat mereka berbagi suka duka canda tawa serta tumpahan air mata.Acara demi acara haflah pun terlaksana termasuk acara “Lomba Kamar “ yang ternyata mengantarkan kamar mereka menjadi yang no 1.
“Alhamdulillah,ya!!!!! Kita dapat juara nggak sia –sia dong nglembur ngecat sampai nggak sekolah he..he.. he..”,kata Fida.
“Ya,Alhamdulillah, tapi kan yang bolos itukan Elo aja kalleeee kita enggak,Ya kan Faizah??”,kata Fitri.
“Ya udah lah yang penting nggak usah ngobrol aja udah malem,entar diimarahi yang lain dan waktunya kerja malam lho ini!”,kata Faizah.
Kerja malam ,apa???? “,tanya Fida dan Fitri bersamaan.
“Kerja malam is BOEBOOOOK,udah ngobrolnya besok aja lagi aku ngantuk,awass ya kalau masih ngobrol keras –keras!!!!,kata Faizah sambil bersiap tidur.
Semua itu kini berlalu seiring bumi yang tak henti berputar,Faizah kini boyong dan kembali kerumahnya.Fitripun tak sekamar dengan Fida.Tak terasa sudah dua tahun lebih dia berada disini, dia lihat berbagai sisi yang ada di pondok ini termasuk apa yang pernah didengarnya dari teman-temannya yang bilang kalau anak pondok biasanya cinlok,itu benar –benar ada, meskipun itu bukan Fida.
Kelas tiga memang puncak dari tingkatannya,kelas baru ,teman baru dan setumpuk tugas yang membuatnya harus menyesuaikan ini.Namun semua itu takkan mengurangi persahatannya dengan TRIO F (fida ,fitri,faizah)meskipun jarak memisahkan mereka.
Fida mulai beradaptasi dengan teman sekelasnya bahkan dia punya teman yang mempunyai julukan OKS, Ibu’ dan Si LEE BAY .
“Eh, Fid sampean mondok di pondok Al Miftah,kan??Kenal sama Fikri pa nggak??”, tanya si Lee bay.
“I ya,Lee bay, tapi aku nggak ngerti orangnya yang mana tapi kayaknya ada kenapa?” jawab Fida.
“Nggak apa-apa aku Cuma katane kancaku, dia itu pintarlah, ginilah gitulah,sekolahe katanya nek sebelah iku,ya maklumlah kancaku kan ngefans ma dia makane ya hiperbolla,aku Cuma penasaran aja”,jawab lee bay.
“Ya,coba tak cari tau ada pa nggak”.
Entah kenapa Fida yang biasanya tak yterlalu terobsesi dengan anak- anak pondok putra itu jadi tertarik dengan  nama yang tadi ditanyakan si Lee bay.Bahkan saat di pondok dan rapat Fida terus teringat nama itu.Saat, itulah keduanya menjadi panitia dan bertemu dalam satu forum.
Keesokan harinya saat di sekolah Fida langsung memberi tahu  lee bay.
“EH   aku dah tahu orangnya ,orangnya smart,teruusss ya gitu decchh pokoknya!!”.
“Masa’ tha???? pechh jangan-jangan sampean yo melu ngefans pisan “.
“Ehmmm yo embuhhhhh”.
“Hayoo ngomongin siapa ???”,tanya OKS
“Iki ,tha Fida lagi sumringah katane ngefans karo Fikri seng sekolahe nek sebelah iku lo!!”
“Hee, Fikri Amrullah tha?? Dia lho teman ku ??” jelas OKS
“Enggak kok jangan percaya  sama lee bay”,bantah Fida
“hiiiiiiiih kamu tu ya lee bay, bikin gara-gara aja, ya udah aku pamit ya mau berangkat ziarah”kata Fida sambil berjalan meninggakan kelas
“Pech semangatnya mentang –mentang ada kakanda Fikri he..he..hee”ledek lee bay.
Kata- kata lebay  membuat Fida termenung,saat dalam buspun dia masih termenung dan bingung tentang apa yang ia rasakan apakah dia benar – benar terpesona pada Fikri atau hanya kagum saja.Entahlah,hanya dia dan Allah lah yang tau dan biarkan lah laju bus membawanya dalam menemukan jawabannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ingin Menulis?

Bagi siswa-siswi MANTASA GREEN yang ingin menuangkan karya tulisnya, baik cerpen, tulisan ilmiah, dan coretan hati, bisa juga kritik dan saran bisa dikirim ke email: mantasagreen@gmail.com.

Komentar Perasaan