Karya Erna
XII IPA 2 MAN Tulungagung 1
Malam itu begitu sunyi,ku pergi dari rumahku,untuk menemani kawanku,saat ku tiba di rumahnya terlihat ia menungguku seorang diri,ia menyambutku dengan senyum manisnya.
“Hai linsy,jadi nginap di rumahku kan??”...”ya jelas jadi donk,apa sih yang engak buat kamu?” ,,,,..saat itu dirumah Cabellita hanya ada aku dan dia,karena kedua orang tua cabellita sedang ada keperluan di luar.cabellita mempersilahkanku untuk masuk ke kamarnya,kamar yang begitu kecil dan sederhana,persis menggambarkan kepribadian pemiliknya yang manja dan sederhana.didinding kamarnya terlihat sebuah lukisan yang menarik perhatianku,ku menghampiri lukisan itu.
“bel lo tau gak,dari semua isi kamar lo,hanya lukisan ini nih yang menurut gwe paling menarik,ya sih lukisan ini mang gak terlalu banyak detail dan tehnik yang rumit,tapi kesederhnaannya itu loh yang gwe suka,dan menurut gwe lukisan ini penuh dengan kejujuran,karena!! menggambarkan isi hati dari pelukisnya.itu sih menurut gwe ya bel,,,gak tau juga sih apa menurut orang!!”,btw lukisan sapa ni bell?”.............
tiba-tiba cabellita terdiam sejenak,ia menatap lukisan itu,dengan penuh tanda tanya,kemudian ia duduk di kasur,dan memeluk bonekanya.....ku terus memperhatikannya,ku tak bisa berkata apa-apa.cabellita kemudian tersenum,tapi tatapan matanya ada kesedihan.
Linsy,pada saat itu ada seorang gadis dan laki-laki kecil ,mereka berdua bersahabat,mereka saling melengkapi satu sama lain,bermain bersama,bercanda gura,susah ataupun senang selalu bersama.sehingga senyum lebar selalu terpancar di wajah mungil mereka berdua.
Suatu hari hari gadis itu menangis,kemudian laki-laki kecil itu menghampirinya,dan berkata padanya,,”kamu nangis???...putri kecilku apa yang membuatmu menangis?”apakah ada yang gangguin kamu ya,,?,,,iya??”udach,,kalau benar ada yanng gangguin kamu,,aku tonjok dia,biar dia kapok dan gak bakalan gangguin kamu lagi...”iiihhhh sudach ya jangan nangis lagi,,,entar lo nangis wajahnya jadi jelek “ih pangeran kecilku,,,makasih ya!!....
Sungguh persahabatan yang sangat sempurna,yang terjadi pada anak yang baru duduk di kelas IV SD,kepolosan,ketusan itu nyata,tak ada kebencian dan tak ada yang menyakiti,yang ada hanyalah kasih dan sayang....tapi sanyang,kebersamaan itu harus berakhir,karena berjalannya waktu,karena suatu hal persahabatan mereka jadi renggang,sampai mereka lulus pun,persahabatan mereka tak seakrap dulu,itu semua karena ketidak nyamanan diantara mereka berdua,disaat mereka sahabatan,tapi teman-teman mereka malah ngecengin mereka pacaran,di usia mereka yang masih kecil,dan polos,pasti tak kan bisa menerimanya,dan berdampak pada hubungan mereka berdua.
Tahun demi tahun berganti,gadis kecil itu kini sudah menginjak usia remaja,kini ia sudah duduk di kelas VII MTs.saat itulah,saat ia mulai mengenal akan apa itu cinta,ia mulai teringat akan masa kecilnya,tanpa ia sadari,masa kecilnya itu memunculkan benih-benih cinta,sebuah cinta monyet kalangan anak remaja mulai ia rasakan.tapi sayang semua itu sudah terlambat,mereka tak lagi bersama,karena sudah hampir 2 tahun tak ada lagi pertemuan di antara mereka.di samping itu,saat mereka berpisah,tak ada satupun kata perpisahan yang terucap di antara mereka berdua.dan mereka menuntut ilmu di sekolah yang berbeda.
Pada saat kelas IX,Perjumpaan yang gadis itu nantikan,akhirnya datang juga,tapi semua itu tak berjlan dengan sempurna,pangeran kecilnya itu,kini sudah menjadi seorang pria remaja.kini ia sudah mempunyai seorang kekasih,yang hubungan mereka belum genap 2 bulan.kenyaat pahit itu mau tidak mau harus diterima gadis itu,gadis itu menangis dalam kesendirian,karena cinta pertamanya harus ia awali dengan kesedihan,tapi ia berusaha untuk tegar.ia juga berusaha untuk bersifat lebih dewasa,ia menyadari cinta tak harus memeliki,jadi ia kini tak menginginkan pangeran kecilnya lagi untuk jadi kekasihnya,tapi hanya sekedar sahabat.pangeran kecilnya itu selalu curhat tentang cerita cintanya itu,yang ternyata hubungan mereka berdua tidak disetujui oleh orang tua mereka masing-masing,tapi gadis itu selalu menyuportnya,agar hubungan mereka tidak putus di tengah jalan,bahkan gadis itu berteman baik denganke kekasih sahabat kecilnya itu.gadis itu mulai merasakan banyak perubahan yang terjadi pada sahabatnya itu,bahkan karena kesalah fahamaan,persahabattan mereka hampir berakhir,karena laki-lai itu lebih mementingkan pacarnya.sehingga itu membuat hati gadis itu semakin sakit.tapi semua masalah itu sudah bisa teratasi,karena hanya sebuah salah faham semata.
Menjelang ujian nasional,gadis itu kesulitan untuk menyelesaian tugas seni budayanya,lalu laki-laki itu bersedia untuk membantunya,ia membuatkan sebuah lukisa,yang kemudian ia berikan pada gadis itu,yang kemudian lukisan itu ia setorkan pada guru seni budayanya.
Saat kelulusan,mereka semua lulus,dulu hasil ujian laki-laki itu lebih tinggi dibanding gadis itu,tapi sekarang kebalikannya,bahkan laki-laki itu mendapatkan peringkat pertama di sekolahhannya,selain itu ia juga sering menjuarai lomba melukis,untuk mewakili sekolahaan kita pada saat itu.
Kemudia,,,,terjadi mis komunikasi di antara mereka berdua,tak ada kabar ataupun pesan,hilang begitu saja,hanya ada satu yang masih ada,yaitu sebuah lukisan dari pangeran kecilnya itu.sampai saat itu gadis itu masih menyimpan lukisan itu,seperti ia menyimpan perasaannya pada pangeran kecinya,dan ia memajang lukisan itu di kamar kecilnya.
“linsy...itulah cerita dariku,...!”lin gadis itu menyimpan lukisannya,sama seperti aku menyimpan lukisan ini,karena baginya lukisan ini sangatlah berharga,tak perduli bagaimanapun lukisannya,karena yang terpenting lukisan ini adalah satu-satunya kenangan masa lalunya.dan gadis itu sekarang sudah tumbuh menjadi dewasa,ia duduk di klz XII MA,orang yang sekarang menjadi sahabatmu,orang yang setiap hari setia mendengar curhatmu,orang yang sekarang duduk di hadapanmu,yaitu aq,,cabellita..!!!!”
Dengan tercengang kuterus memandangi cabellita,ku seperti tak percaya dengan semua ceritanya,cabellita yang selama ini membisu dengan cerita cintanya,ia yang selama ini tak pernah pacaran,ia selalu cuek akan yang namanya cinta.tiba-tiba bercerita dengan kisah yang kurang enak.
ku tak bisa berkata banyak,matanya mulaiberbinar-binar,yang seolah-olah air matnya tak mampu terbendung kembali.
“linsy,,pangeran kecilku iti bernama sany,tak mudah bagiku untuk mekulupakannya,saat kelas XI ku masih memikirkannya,tiap kali ku merindukannya,ku luapkan isi hatiku melalui puisi,..tak cukum segitu,ku juga mencoba untuk mencarinyalewat jejaringan facebook,ku cari setiap nama yang bernama sany,aq buka satu per satu.memang rumahnya tak terlalu jauh dari ruumahku,tapi aku tak mungkin untuk kerumahnya.dan akhirnya,ku bisa menemukan alanat facebooknya,dan kita saling bertukaran nomor telefon,awalnya hubungan kita biasa-biasa saja,tapi setelah beberapa minggu,sikapnya jadi berubah ,karena saaat itu sany baru saja broken heart.”tak tau mengapa sikapnya berubah jadi dingin padaku,ku tetap pada pendirianku ku hanya ingin jadi sahabatnnya,dan tak lebih dari itu.karena sifatnya yang dingin,,pesan dariku lebih sering tak ia balas dari pada yang ia balas.selain sikapnya berubah,perilakunyapun juga berubah,ia sering merokok,ngopi,berkata-kata kotor,dan dari semua sikap dan perilakunya tak ada yang ku sukai lagi,tapi ku tak mengerti ,,kenapa ku tetap memikirkannya.”apakah ini yang disebut cinta???”.....
Saat itu ia juga pernah tak menepati janjinya,tapi aku berusaha untuk bersabar,ku tetap berkata-kata lembut padanya,meskipun hatiku ingin marah,kecewa,dan terluka.karena ku sudah menunggunya...tapi ia malah asik ngopi ma teman-temannya.
Suatu ketika,smsnya di balas sama temanku,aku cuek dengan smsnya,karena ku masih kecewa padanya,.dan ia ketika ia mengetahuinya..ia mungkin marah padaku,ku coba untuk minta maaf padanya,tapi ia tak mau memperdulikanku..begitu egoisnya dia,sampai sekarang ia tak pernah lagi balas pesan dariku,ia juga tak perna sms lagi.lalu ku tuliskan pesan untuknya:
“sany,,ku tak akan marah saat kau tak balas pesan dariku,karena memang ku sudah terbiasa menghadapi sikapmu yang seperti itu,ku tak tau pasti apa kenapa kau bersifat seperti ini padaku,katakan padaku apa salahku,maaafkan aku sahabatku,,ku harap kau mau memaafkanku...sahabatbu:cabellita”..
.tapi tak ada satupun balasan dariya..dan sejak saat itu ku berfikir,buat apa aku rahus,bertahan dengan semua cinta yang hanya membuatku lara.bagiku sekarang dia bukan pangeran kecilku lagi,karena pangeran kecilku sudah pergi,dan tak kan pernah kembali,dia memang sany,tapi dia bukan pangeran kecilku,bukan sany ku ku cintai,tapi pangeran kecilku yang kini sudah pergi.....semua kejadian itu,membuatku sadar,kemudian ku mencoba untuk melupakannya..hingga akhirnya sakit hati yang ku rasakan berubah jadi kenikmatan,,dan lama ke lamaan ku mampu menghapusnya dari hatiku untuk selamanya.
“linsy,,,tak cukup satu atau dua tahun,ku melupakannya,tapi butuh waktu 4 tahun.waktu yang tak sebentar bagiku.hatiku kini seperti batu,yang sulit untuk menerima cinta lagi dari orang lain,ku tak tau akankah cintaku kan terbuka kembali.walaupun ku sudah bisa melupakannya,dan tak pernah sekalipun merindukannya terlebih memikirkannya kembali,tapi ketika mengingat kejadian itu,hatiku masih begitu terasa”sakit”.sangat sakit...
“Tak kan ku sentuh lagi,tak bisa ku terima lagi,tak kan ku ulangi kesalahan untuk kedua kali.duri itu masih begitu terasa,niat tulus untuk memberi,yang tak berharap balas budi,tapi tak di hargai,tak kuminta,ku hanya menjalaninya,karena ini karunia.bekas luka,menyadarkanku,tentang cinta.”saat inilah masa-masa yang ku tunggu,saat di mana tak ada cinta dunia dalam hidupku,saat dimana kebebasan akan cinta.”....
Air mata mulai menetes di pipinya cabellita,ku pun tak kuasa untuk menangis,karena ku begitu terharu dengan cerita cabellita,ku memeluknya.ku belai rambutnya..
“cabellita yang manis tak kusangka,ternyata selama ini kau mengalami masa-masa yang sulit,,masa dimana cintamu harus bertepuk sebelah tangan,,ku tau kau hanya ingin di hargai,,setelah selama itu penantian dan kesetiaanmu...malah semua itumembawa duru dalam hidupmu.yakinlah suatu saat nanti kau pasti bisa mendapatkan seorang pangeran yang lebih baik darinya...!!!”
Ku kan jadikan cintaku sebagai bunga dalam hidupku
Ku biarkan ia mekar dalam lubuk hatiku
Meskipun tersembunyi namun kan slalu ku rindu
Walaupun kau berduri,namun ku ikhlas tuk menjagamu
Karena cintaku adalah karunia dari Allah SWT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar