Kata Pesan

SELAMAT DATANG DI DUNIA CERPEN KARYA SISWA MAN TULUNGAGUNG 1

Rabu, 04 Januari 2012

TENGOK DAN RENUNGKAN


Karya  Ulfi  Umi  Nadziroh
Kelas XII IPA 1
MAN Tulungagung 1


                Hari ini hari senin dan waktunya memulai aktifitas seperti biasanya, yaitu berangkat sekolah. Namun hari ini tak secerah biasanya, karena pagi ini hujan. Tetapi aku tetap berangkat dengan semangat. Dengan jas merah yang ku kenakan ku pun mulai mengayuh sepeda merah yang setia menemani hari-hari ku, hingga ku dapat sampai ke sekolah tepat pada waktunya.
            Di sekolah ku mulai hari indah ini dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang selalu menyejukkan hati ini. Pelajaran dimulai dengan menyenangkan dan dengan guru-guru yang profesional. Pelajaran demi pelajaran telah dilalui dan tibalah saatnya untuk pulang. “teet”... bunyi bel tanda pulang... “yeyeye pulang juga”.
            Aku masih di kelas dengan teman ku Anna yang masih asyik bercerita. Sepertinya sudah siang sekali, dan siswa-siswa lainnya sudah tidak ada yang di sekolah. Akhirnya aku keluar kelas dan pulang. Tetapi aku bertemu bu Mega dan ku bertanya, “bu, kok belum pulang?”. dan bu Mega menjawab, “iya, masih mengoreksi tugas anak-anak”. Dalam hati aku berfikir apakah menjadi seorang guru itu pekerjaan yang melelahkan. Dan keesokan harinya pada saat pulang sekolah lagi, guru-guru baik bapak maupun ibu masih juga tetap  mengerjakan tugasnya sampai sore hari. Aku pun bertemu bu Mega lagi dan bertanya, “Bu, jadi guru itu melelahkan ya?”. “tidak, karena ibu menikmati, dan ibu sayang sama kalian, jadi rasa lelah itu tidak ada”. Aku terdiam dan berfikir sejenak ternyata guru itu sungguh sangat mulia.
            Pada saat aku pulang sekolah lagi, di jalan menuju ke rumah, aku melihat seorang guru bersama putrinya yang sedang berbelanja, beliau senyum kepada ku seolah mengenal ku, padahal aku tidak pernah mengenalnya. Aku pun ikut tersenyum senang. Apakah benar kata pepatah, Kalau guru itu panutan yang harus kita tiru di kehidupan ini? Yang begitu ramah, pengertian, dan memiliki banyak nilai-nilai positif lainnya.
            Namun pada saat ini begitu terbalik. Anak didik yang mereka ajarkan kadang lupa setelah mereka menjadi orang yang sukses. Padahal seorang guru lah yang membuat mereka bisa seperti itu, yang membuat hidup mereka cerah dan indah.
            Untuk itu sudah seharusnya kita sebagai pelajar yang baik, sebagai penerus masa depan bangsa, berikan contoh yang baik, hormati guru-guru kita, teladani sisi baik mereka, sayangi mereka sebagai orang tua pengasuh kita selama ini, karena guru pahlawan tanpa tanda jasa.
            Saat kita sukses kelak, tetap hormati guru-guru kita semuanya dan jangan lupakan beliau.
            I love my teachers forever. Dan semoga kita menjadi penerus bangsa yang baik, jangan menjadi kacang yang lupa akan kulitnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ingin Menulis?

Bagi siswa-siswi MANTASA GREEN yang ingin menuangkan karya tulisnya, baik cerpen, tulisan ilmiah, dan coretan hati, bisa juga kritik dan saran bisa dikirim ke email: mantasagreen@gmail.com.

Komentar Perasaan