Kata Pesan

SELAMAT DATANG DI DUNIA CERPEN KARYA SISWA MAN TULUNGAGUNG 1

Senin, 05 Desember 2011

PERJUANGAN KAKEK

Karya Aminatus
XII IPA 2 MAN Tulungagung 1

Krek,,,,krek,,,krek,,,suara langkah kaki itu mulai mendekat.tiba-tiba terdengar suara kakek-kakek mengucap salam dari depan rumahku
“Assalamualaikum…!”
Ku berjalan perlahan-lahan kubuka pintu rumahku sembari kujawab salam kakek tua itu.kulihat dia membawa sekresek sarung usang dan kulihat disakunya ada sebuah alqur’an kecil.Aku tak mengerti apa maksut si kakek itu.dia hanya terdiam didepan pintu rumaku sambil menundukkan kepalanya.
“kakek cari siapa?”tanyaku sambil kupandang tas kresek yang berisi tas kresek yang berisi sarung usang.”Adik bisa bantu kakek?” jawabnya.
Aku sungguh bingung tak mengerti maksud si kakek.”bantu apa kek?jika aku bisa aku akan bantu!”.”Dek tolong ganti sarung kakek ini  dengan uang,kakek butuh uang”,rintih sang kakek tua.Oh semakin bingung hatiku ini tak tau maksut sang kakek menawariku untuk membeli sarung-sarung usangnya,lagian untuk apa aku membeli sarung itu?untuk kuberikan ayah,ayahku sudah punya malah lebih bagus dan lebih banyak.
“Buat apa kakek beli sarunhg ini?Apakah kakek sudah tidak membutuhkannya?”,jawabku.”Sebenarnya kakek tiodak mau menjual sarung ini tapi kakek membutuhkan uang nak,dan hanyalah harta kakek yang mungkin bisa ditukar dengan uang”,ucap kakek.
Dengan kebingungan yang aku rasakan kini,aku sampai lupa mempersilahkan kakek masuk dan duduk di sova ruang tamuku.”ohya silahkan masuk dulu kek dan silahkan duduk!”ujarku.Lalu kakek itupun masuk dan duduk disovaku dengan meja yang penuh majalah yang berserakan.
“Kakek rumahnya mana?kakek butuh uang berapa?dan untuk apa?”,tanyaku tanpa titik tanpa koma seperti  wartawan.”Kakek rumahnya diujung gang putih ,kakek butuh uang seratus ribu untuk cucu kakek yang sedang sakit.”jawab kakek.
Saat ini bukan penasaran yang kurasakan namun kebingungan,aku ingin membantu membantu kakek namun aku tidak membutuhkan sarung itu.”Cucu kakek sakit apa?”,tanyaku dengan pelan.”Dia sakit malaria”,jawabnya.kurogoh saku kananku ada auang 100ribu pemberian ibuku tadi pagi untuk beli tas baru.Akhirnya karena rasa kasihanku ,aku mengalah .aku berikan uang ini pada kakek itu.dia lebih membutuhkan.
“kek ini uang buat kakek,sarungnya kakek bawa pulang saja ,kakek kan masih membutuhkannya”.Dengan wajah bahagia kakek itu berkata,”Terima kasih nak,kau memang anak yang baik,aku tidak bisa membalas apa-apa untuk kamu,hanya ALLAH yang bisa membalas kebaikan kamu.””Iya sama-sama kek.aku do’akan cucu kakek cepat sembuh.”sahutku.
Kakek itu beranjak pergi  ,untuk membelikan obat cucunya yang sakit malaria.tak lama kemudian kudengar suara kecelakaan dari rumahku.BRUAKKK,kulari untuk melihat kejadiaan itu,ternyata benar-benar kecelakaan .ku tengok siapa yang dikerumuni orang-orang didekat mobil.Innalillahi ternyata kakek yang tadi kerumahku.kudekati dia ,dia memegang  tanganku dan mengembalikan uang 100ribu pemberianku tadi dan dia berkata,”Tolong belikan obat pada cucuku,aku titip cucuku nak,belikan dia obat agar dia sembuh,dan jika dia menanyakan aku jawab aku telah pergi jauh”.
Dan sebelum hembusan nafas terakhirnya kakek itu memberikan Al-Qur’an kecil yang dikantonginya padaku.”Lailahaillallah”,kata terakhir kakek di hembusan nafas terakhirnya.

1 komentar:

  1. Halo semua,

    Saya seorang pemberi pinjaman pribadi, saya menawarkan pinjaman sebesar 3% ini adalah perusahaan yang sah dengan kehormatan dan perbedaan kami siap membantu Anda dalam masalah keuangan yang Anda kami menawarkan semua jenis pinjaman jadi jika Anda tertarik pada tawaran pinjaman ini silakan hubungi kami di email kami: wagner_firm1@blumail.org

    Juga menyediakan rincian tindak sehingga kita bisa melanjutkan dengan pinjaman langsung.

    nama:
    Jumlah yang dibutuhkan:
    durasi:
    negara:
    Tujuan pinjaman:
    Pendapatan bulanan:
    Nomor telepon:

    Hubungi kami dengan rincian di atas pada email kami: wagner_firm1@blumail.org

    Salam untuk semua.

    BalasHapus

Ingin Menulis?

Bagi siswa-siswi MANTASA GREEN yang ingin menuangkan karya tulisnya, baik cerpen, tulisan ilmiah, dan coretan hati, bisa juga kritik dan saran bisa dikirim ke email: mantasagreen@gmail.com.

Komentar Perasaan