Kata Pesan

SELAMAT DATANG DI DUNIA CERPEN KARYA SISWA MAN TULUNGAGUNG 1

Rabu, 04 Januari 2012

PENANTIANKU YANG MENGHANCURKANKU


Karya Ali Basomi
XII IPA 1 
MAN Tulungagung 1


Novan adalah siswa kelas IX di SMP Magelang. Pada awalnya noval tidak mngerti apa-apa tentang cinta. Tapi semua itu berubah semenjak dia mengenal Nindy, gadis yang sekelas dengannya pada waktu itu, Novan merasakan perasaan aneh kepada Nindy. Tiba kemudian Novan mulai mendekati Nindy dan sering kali Novan memberikan perhatian yang khusus terhadap pujaannya itu.
            Novan mulai mengungkap perasaannya kepada Nindy ketika mereka sedang belajar bareng di taman sekolah, dan akhirnya cinta Novan diterima oleh Nindy karena pada saat itu mereka sama-sama memendam perasaan yang sama.

Itulah awal cinta Novan...
            Tetapi semua itu berjalan sempurna, Novan sangat terkejut pada saat Nindy tiba-tiba memutuskan Novan, tanpa memberi alasan yang jelas. Novan sangat bingung, apa jalan pikiran Nindy tiba-tiba memutuskannya. Kemudian Novan mulai ingin mencari tahu apa penyebab dan alasan Nindy yang terjadi sebenarnya. Betapa  kecewanya Novan ketika dia tahu bahwa Nindy  menyelingkuhinya dengan laki-laki lain.
            Novan berusaha menemui Nindy dan bertanya baik-baik mengapa Nindy memutuskan Novan. Setelah mereka bertemu Nindy tak menjawab sepatah katapun dia malah pergi tanpa memberi alasan yang jelas. Tetapi Novan tetap percaya kalau Nindy mempunyai hal yang jelas tentang apa yang telah di perbuatnya itu.
            Setelah lulus SMP orang tua Novan berniat pindah ke Jakarta karena urusan kerja. Pada awalnya Novan tak setuju, tapi apadayanya novan harus tetap ikut dan melanjutkan SMA di Jakarta, 3 tahun setelah lulus SMA, Novan meminta izin kepada orang tuanya untuk berlibur ke Magelang untuk sementara. Padahal tujuan utamanya adalah untuk bertemu dengan Nindy, dia berharap Nindy memberikan penjelasan yang jelas tentang kejadian yang lalu.
            Setelah tiba di Magelang Novan pergi menghadiri reoni sesama SMP-nya dulu, dia berharap Nindy hadir dalam reoni itu, namun harapan itu hancur, Nindy tak hadir. Novan sangat kecewa. Novan mencoba bertanya kepada teman dekat Nindy pada masa SMP dulu Nesa, bertanyanya dengan terkejut,
”jadi kamu gak tahu kabar tentang Nindy van?,”
”emangnya Nindy kenapa van?, jawab Novan dengan penasaran.
”Nindy besok akan menikah makanya ia tidak bisa datang sekarang dia kan harus mempersiapkan untuk penikahannya besok, sahut Nesa.
Novan sangat terkejut setelah mendengar informasi tersebut perasaannya tersebut perasaannya seakan tak sanggup menerima semua itu.
            Setelah acara itu selesai Novan meminta Nesa untuk membantunya, memberitahu Nindy agar segera menemuinya ditaman, Nindy datang ketaman juga, Novan tampak melihat Nindy dengan muka yang sedih dan berkata,
”terima kasih kamu sudah mau datang untuk menemui aku.” Nindy menjawab dengan perasaan bersalah,
”Novan aku minta maaf dulu aku sudah mengecewakanmu, pada saat kita pacaran dulu aku telah punya cowok lain, aku benar-benar minta ma’af sama kamu.
”sudahlah, kamu tidak perlu minta maaf, sejak awal aku tidak pernah dendam, namun selama 3 tahun ini aku tetap mencintaimu, hanya kamu yang aku sayang. Tapi betapa bodohnya aku. Aku menyimpan perasaan ini hanya untuk kamu dan semua waktuku aku relakan untuk kamu, tapi mengapa penantianku harus berakhir seperti ini?, Nin... aku cuma cinta sama kamu, tapi sayangku ini telah tak berarti untukmu, karena besok kamu telah menjadi milik orang lain seutuhnya, dan aku hanya bisa bilang selamat atas pernikahanmu dan semoga kamu bahagia selamnya”, jawab Novan dengan suara tenang. ”Van maafin aku, aku yakin kamu bisa nglupain aku dan kamu mendapatkan seseorang yang lebih baik dari aku”, ucap Nindy. Novan memeluk dan memcium Nindy untuk yang terakhir kali..”selamat tinggal Nindy  maaf aku besok tidak bisa menghadiri acara pernikahanmu besok, aku harus kembali ke Jakarta untuk melanjutkan sekolahku selamat tinggal sayang, semoga kamu bahagia.” Itulah kata terakhir Novan kepada Nindy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ingin Menulis?

Bagi siswa-siswi MANTASA GREEN yang ingin menuangkan karya tulisnya, baik cerpen, tulisan ilmiah, dan coretan hati, bisa juga kritik dan saran bisa dikirim ke email: mantasagreen@gmail.com.

Komentar Perasaan