Hunian tanpa perhiasan tak akan menyala
Malam-malam tanpa senandung terasa hampa
Terhampar jauh dari pemukiman cinta
Dedaunan mengkrucut mungil
Kedinginan tanpa cinta yang hangat
Diri ini terpesona akan kecantikan buatanNya
Aku ingin merajut dengan pena emas
Jarumku sudah patah, hanya pena emas yang setia
Aku kumpulan terbuangkah dari cintaMU?
Aku ingin ada yang mengendalikan diri dalam duniaMU!
Aku menangis karena telah kau tinggalkan
Aku Engkau tinggalkan dalam kepedihan dan kesedihan
Aku ingin menyusulmu dalam kecintaan dalam barzah
Engkau seakan tak pernah mati
Engkau tak akan pernah meninggalkan diri ini dalam kepiluan
Sungguh agungnya pemikrianmu kasih
Agus Ali Imron Al Akhyar
(Kerinduan, 08 Desember 2007)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar